









Di dalam Hôtel Salé abad ke‑17, Museum Picasso Paris menyimpan salah satu koleksi Picasso paling dekat di dunia — lukisan, patung, gambar, buku sketsa, cetakan, foto, dan arsip yang menampilkan kerja dan permainan sekaligus.
Koleksi lahir dari dation sejarah para ahli waris, lalu ditumbuhkan melalui donasi dan akuisisi, memperlihatkan rasa ingin tahu yang panjang dan kegelisahan kreatif lintas dekade.
Bangunan barok yang kaya dekorasi memberi bingkai perjalanan: tangga teatrikal, salon yang diterangi matahari, dan lanskap Marais yang intim sekaligus urban..
Lihat jadwal lengkap di bawah (dapat berubah mengikuti pameran, hari libur, dan masa instalasi)
Umumnya tutup pada hari Senin; tutup pada 1 Mei dan selama masa instalasi; kadang tutup untuk acara privat
5 Rue de Thorigny, 75003 Paris, Prancis
Terletak di distrik bersejarah Marais, museum mudah dicapai dengan berjalan kaki dari Rue de Bretagne dan Place des Vosges, serta terhubung baik oleh metro dan bus.
Metro jalur 8 (Saint‑Sébastien–Froissart atau Chemin Vert); jalur 1 (Saint‑Paul, sekitar 10 menit berjalan). Hub Châtelet–Les Halles menawarkan koneksi RER.
Berkendara di Marais lambat dan parkir terbatas. Jika membawa mobil, pilih parkir bawah tanah di sekitar Bastille, Beaubourg, atau Saint‑Antoine.
Bus 20, 29, 65, 69, 75, dan 96 melewati area ini. Jadwal dapat menyesuaikan lalu lintas dan acara — periksa informasi langsung.
Jelajahi jalan sempit Marais dari Rue de Thorigny atau Rue Vieille‑du‑Temple. Perjalanan kaki adalah bagian dari pengalaman — kedai kopi, galeri, dan halaman dalam menemani langkah Anda.
Dari karya utama dan keramik penuh permainan hingga kemegahan barok Hôtel Salé — museum ini sekaligus ilmiah dan personal.

Discover the 17th‑century Hôtel Salé—home of the Musée Picasso Paris—its baroque grandeur, restorations, and how the bui...
Pelajari Lebih Lanjut →
From Barcelona to Paris (1901–1904), the Blue Period forged a new psychological modernism—cool tone, elongated figures, ...
Pelajari Lebih Lanjut →Ikuti pergantian gaya — kehangatan Periode Biru/Mawar, eksperimen kubis, dan keberanian periode akhir — di salon luas dan kabinet intim.
Naiki tangga dramatis dan jelajahi istana kota abad ke‑17 — karya arsitektur yang berdiri sendiri.
Temukan keramik yang penuh permainan, patung yang terasa kasat mata, dan jejak bengkel yang mendekatkan kehidupan kerja sang seniman.

Kunjungi salah satu museum penting di Paris dan alami kisah penciptaan ulang yang tiada henti.
Dengan tiket berjadwal, hindari antrean dan temukan galeri yang lebih tenang.